Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan stok beras di gudang Bulog Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh dalam kondisi aman. Untuk diketahui sejumlah kabupaten tiga wilayah tersebut tengah mengalami bencana banjir dan longsor.
Ia menyebutkan untuk stok beras di Aceh tercatat sebanyak 800.000 ton. Sementara di gudang Bulog Sumatera Utara mencapai sekitar 920 ton. Kemudian di gudang Bulog Padang sebanyak 400.000 ton.
“Kalau berasnya nggak masalah, stoknya terjamin,” kata dia dalam konferensi pers di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta Selatan, Sabtu (29/11/2025).
Rizal mengakui terdapat salah satu gudang Bulog di Sibolga, Sumatera Utara terdampak banjir. Hanya saja, ketinggian banjirnya hanya sekitar 10 cm hingga 15 cm saja.
Kapasitas beras yang tersimpan di gudang tersebut sebanyak 1.000 ton. Namun, ia memastikan banjir yang terjadi tidak mempengaruhi kualitas dari beras di gudang tersebut.
“Ada yang di gudang kami di Sibolga memang sempat masuk air. Namun sekarang sudah dikeringkan dan sudah dipompa dengan air. Alhamdulillah sudah kering. Hanya masuk (air) sekitar 10 atau 15 cm masuk ke gudang. Kalau gudang di Sibolga itu kecil,” terangnya.
Dengan stok yang diklaim mencukupi di tiga gudang wilayah tersebut, maka dirinya telah memerintahkan untuk mengirimkan bantuan beras sebanyak sebanyak 1.245.255 kilogram (1.245 ton).
Bantuan beras tersebut untuk kebutuhan korban banjir 14 hari ke depan. Pengiriman langsung dari gudang Bulog yang berada di tiga wilayah terdampak banjir tersebut.
Rizal mengakui bahwa banyak akses jalan yang terputus akibat banjir. Jadi, pengiriman bantuan hanya dapat dilakukan menggunakan transportasi udara.
“Untuk lokasi-lokasi yang terisolir, kami bersinergi dengan teman-teman dari TNI yang memiliki Alutsista, baik pesawat ataupun helikopter, termasuk juga teman-teman dari Basarnas, termasuk juga mungkin di masing-masing daerah itu ada perusahaan-perusahaan yang memiliki helikopter ataupun pesawat-pesawat, dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Dalam catatan detikcom, Asosiasi Perusahan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (ASPERINDO) mengumumkan beberapa wilayah terdampak banjir & longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pengiriman hanya bisa melalui jalur udara, sementara untuk darat tidak dapat diakses sama sekali.
Daftar wilayah terputus dan belum bisa dijangkau pengiriman jalur darat:
– Tapanuli Utara (Tarutung, Pahae, Sarulla, dan sekitarnya)
– Sibolga dan sekitarnya
– Tapanuli Tengah (Pandan, Tukka, dan sekitarnya)
– Padang Sidempuan dan sekitarnya
– Tapanuli Selatan (Sipirok, Madina, Palas, Paluta, dan sekitarnya)
– Langkat, Tanjung Pura, P. Susu, P. Brandan, Besitang
– Aceh Tamiang, Langsa, Lhokseumawe, Bireun, Banda Aceh
– Kutacane, Blangkejeren, Aceh Singkil, dan sekitarnya.






