96 Ton Kopi Asal Subang Terbang ke Aljazair

Posted on

Sebanyak 96 ton kopi Indonesia resmi diekspor ke Aljazair. Ekspor itu dilakukan oleh Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) di Kampung Leuwinutug, Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melepas ekspor kopi Koperasi Gunung Luhur Berkah sebanyak 5 kontainer dengan volume 96 ton. Ia mengapresiasi para petani kopi yang tergabung atas keberhasilannya menembus pasar global.

“Terima kasih kepada semua yang sudah secara langsung maupun tidak langsung menjadikan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah ini bisa menjadi eksportir dan naik kelas mendunia. Bukan hanya Subang yang bangga, tapi ini menjadi kebanggaan nasional,” kata Ferry dalam keterangan tertulis, Minggu (18/1/2026).

Sebagai bentuk dukungan, Ferry menginstruksikan kepada Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk mempercepat pencairan pinjaman modal kepada Koperasi Gunung Luhur Berkah dalam rangka memperluas kegiatan ekspor.

Ferry menekankan agar kegiatan koperasi ke depannya dapat kembali ke sektor produksi, sektor distribusi, sektor industri dan sektor perkreditan. Menurutnya, kembalinya arah gerakan koperasi ke sektor-sektor tersebut tidak lain sebagai upaya meneruskan apa yang diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Apa yang kita laksanakan hari ini adalah kegiatan untuk melanjutkan cita-cita dan perjuangan para pendiri bangsa, cita-citanya Bung Karno, khususnya lagi cita-citanya Bung Hatta dan cita-cita para pendiri dan tokoh-tokoh bangsa yang lainnya. Kita melaksanakan konstitusi kita dengan sebaik-baiknya,” terangnya.

“Presiden Prabowo ingin supaya negara hadir lagi untuk mengatur, supaya sistem praktik arah perekonomian kita kembali ke konstitusi kita. Ini pesan yang ingin saya sampaikan sebagai bentuk penerjemahan,” tambahnya.

Ketua Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Miftahudin Shaf mengatakan kegiatan koperasinya kini menjadi penggerak utama ekonomi Desa Cisalak, Kabupaten Subang. Saat ini koperasi tersebut memiliki anggota sebanyak 450 orang dengan lahan kelola seluas 1.589 hektare (Ha) yang melibatkan 1.200 tenaga kerja.

Berdasarkan catatannya, Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah telah berhasil membukukan volume ekspor sebesar 964,2 ton ke enam negara dengan nilai transaksi mencapai lebih dari US$ 4,6 juta atau sekitar Rp 77.657.200.000 dalam rentang tahun 2024-2025.