Memulai usaha kecil atau mengembangkan ide usaha sampingan seringkali membutuhkan investasi yang cepat, baik itu untuk menambah stok, membeli alat kerja, menyediakan bahan baku, atau melakukan promosi yang terukur. Dalam kondisi seperti ini, mendapatkan dana darurat menjadi sebuah kebutuhan mendesak bagi banyak pelaku usaha dan karyawan yang memiliki ide usaha sampingan.
Anda akan menemukan 5 pertimbangan penting yang berfungsi sebagai daftar periksa sebelum Anda menyetujui pinjaman. Sebagai salah satu opsi, Tunaiku by Amar Bank menawarkan layanan pelanggan via Live Chat yang responsif, serta call center pada nomor Whatsapp: 081132266859, telepon: (021) 40005859, dan email di [email protected].
Memilih Pinjaman yang Tepat untuk Kebutuhan Produktif
Memilih produk pinjol yang terdaftar di ojk yang sesuai dengan kebutuhan produktif usaha adalah langkah krusial. Ini bukan hanya tentang mendapatkan uang, tapi uang tersebut harus bisa menghasilkan lagi.
1. Periksa Legalitas dan Identitas Penyelenggara
Sangat penting untuk memastikan bahwa penyedia pinjaman memiliki izin dan terdaftar di regulator yang berwenang. Anda disarankan untuk mencatat nama badan usaha atau penyelenggara, bukan hanya nama aplikasinya, lalu melakukan verifikasi di direktori atau daftar resmi yang dikeluarkan oleh regulator.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Selain itu, pastikan nama perusahaan penyelenggara dan identitasnya jelas. Ini termasuk alamat, situs resmi, dan semua kanal kontak yang tersedia. Periksa apakah informasi perusahaan yang tertera di aplikasi konsisten dengan yang ada di situs resmi Tunaiku.
2. Produktivitas Dana dan Kebutuhan Minimum
Sebelum mengajukan pinjaman, pertimbangkan apakah produk pinjaman tersebut benar-benar cocok untuk tujuan modal produktif, atau justru akan mendorong perilaku konsumtif. Idealnya, dana pinjaman harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang dapat menghasilkan keuntungan, seperti membeli stok produk paling laris, alat produksi, atau untuk promosi yang terukur dampaknya.
Hitunglah kebutuhan dana minimum yang benar-benar Anda butuhkan. Pertimbangkan kebutuhan inti seperti stok, alat wajib, atau operasional penting, dan tambahkan sedikit buffer sebagai cadangan.
3. Memahami Total Biaya dan Struktur Bunga
Jangan hanya terpaku pada besaran cicilan setiap bulan. Anda wajib memeriksa total biaya yang harus dibayar hingga lunas, yang melibatkan pokok pinjaman, bunga, tenor pinjaman, biaya lain (jika ada), dan denda keterlambatan (jika ada). Mintalah atau periksalah ringkasan biaya ini sebelum Anda menyetujui pinjaman agar tidak ada kejutan di kemudian hari.
Penting juga untuk memahami bagaimana struktur bunga atau biaya dihitung. Pastikan cara perhitungannya jelas, apakah harian, bulanan, flat, atau efektif, sesuai dengan informasi yang disediakan oleh penyedia pinjaman.
4. Tenor Pinjaman dan Keamanan Arus Kas
Memilih tenor pinjaman yang paling cocok dengan siklus uang usaha Anda merupakan pertimbangan penting. Sesuaikan tenor dengan perputaran uang di bisnis Anda, misalnya apakah usaha Anda bergerak cepat seperti makanan atau reseller, atau lebih seperti proyek/jasa dengan pembayaran bertahap.
Lakukan stress test sederhana untuk memastikan cicilan tetap aman bagi arus kas Anda, bahkan jika omzet turun sekitar 20-30%. Bandingkan skenario normal dengan skenario konservatif ini.
5. Biaya Tersembunyi dan Metode Pembayaran
Ada kalanya biaya di luar bunga sering luput dari perhatian. Periksalah daftar biaya administrasi, biaya layanan, denda keterlambatan, bahkan biaya percepatan pelunasan (jika ada) dan biaya lain yang mungkin tercantum. Jika ada biaya yang baru muncul di tahap akhir atau penjelasannya ‘abu-abu’, itu bisa menjadi sinyal peringatan yang perlu Anda cermati.
Pilihlah metode pembayaran cicilan yang paling mudah dan konsisten bagi Anda untuk mengurangi risiko keterlambatan. Setelah mendapatkan pinjaman, buatlah pengingat pembayaran beberapa hari sebelum jatuh tempo untuk memastikan Anda tidak melewatkan pembayaran. Konsistensi dalam pembayaran cicilan sangat penting untuk menjaga reputasi kredit Anda.
Terakhir, miliki ‘plan B’ atau rencana cadangan jika sewaktu-waktu terjadi kendala, seperti keterlambatan pembayaran, penurunan omzet, atau kebutuhan operasional mendadak. Anda bisa menyiapkan tindakan seperti mengurangi biaya variabel yang tidak esensial, fokus pada produk atau jasa yang memiliki perputaran cepat, atau segera menghubungi layanan pelanggan resmi untuk mencari solusi yang aman dan tepat.
Jika Anda membutuhkan dana cepat untuk modal usaha kecil, Tunaiku by Amar Bank menawarkan pinjaman KTA online dengan limit hingga 30 juta dan bunga ringan mulai 0,1% per hari. Untuk warga Makassar yang membutuhkan dana cepat untuk membeli gadget, smartphone, atau perangkat elektronik lainnya, bisa memilih Tunaiku. Proses pengajuan 100% online tanpa jaminan, limit pinjaman hingga jutaan rupiah, dan tenor yang fleksibel untuk cicilan ringan!






