PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memastikan 12 rangkaian kereta (trainset) rel listrik (KRL) yang diproduksi PT INKA (Persero) tiba di Jakarta Juni 2026.
Direktur Utama KCI Mochamad Purnomosidi menjelaskan pihaknya sudah memesan 16 trainset dari INKA dalam proses pengadaan pada 2024 lalu. Dari pesanan itu, empat trainset sudah tiba di Jakarta.
Dua trainset baru buatan INKA telah beroperasi di Rute Depok/Bogor-Manggarai/Jakarta Kota. Dua trainset lainnya masih dalam tahap uji coba. Dua trainset baru tersebut akan beroperasi di rute ‘Blue Line’ alias lintas Cikarang.
“Ada 12 kereta lagi yang akan datang. Paling lama semuanya harus ter-deliver di bulan Juni, semuanya. Tapi ini sekarang kita uji di sini sudah ada dua kereta, TS 5 dan TS 6,” kata Purnomosidi dalam konferensi pers di Commuterline Hall, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).
“Jadi nanti setiap bulan akan datang lagi satu atau dua. Jadi total pokoknya Juni harus 16 train set harus ter-deliver ke Jakarta,” sambungnya lagi.
Puromo sidi mengatakan proses uji coba KRL baru TS 5 dan TS 6 memang lebih lama dari target karena trainset buatan INKA yang sudah dioperasikan lebih dulu sempat bermasalah pada pintu saat ditutup.
“Sehingga harapan kita sih TS 5 kita nggak akan mengizinkan jalan kalau pintunya nggak clear. Meskipun industri anak bangsa kan tetap harus kita dorong agar mereka juga mengikuti normatifnya.Karena kalau sudah dioperasikan, pasti kalau terjadi gangguan pintu cukup menjengkelkan gitu ya,” terang Purnomosidi.
Selain itu, Purnomosidi menjelaskan, 12 rangkaian baru nantinya akan menggantikan rangkaian lama produksi Jepang yang kini sudah berusia di atas 40 tahun, untuk itu keamanan dan operasional trainset harus optimal sebelum benar-benar melayani penumpang.
“Untuk TS 5 teman-teman semua, 45.000 kilometer kita jalankan. Tidak boleh ada satu fail pun yang terjadi. Kalau misalkan ada satu fail, itu terulangi dari nol lagi. Nah ini yang sedang kita jalankan, kita lakukan dengan teman-teman dari DJKA. Jadi moga-moga nanti TS 5 dan seterusnya itu bisa clear lah masalah pintu,” jelas Purnomosidi.
Terlepas dari itu, Purnomosidi menargetkan 12 rangkaian baru buatan INKA yang tiba paling lambat Juni 2026 ini dapat segera beroperasi pada bulan berikutnya atau Juli 2026 di rute Cikarang Line dan Bogor/Depok Line.
Dua rute ini memiliki daya listrik cukup untuk menjalankan rangkaian kereta yang terdiri dari 12 gerbong. Sementara rute sisanya baru bisa dilalui oleh trainset yang terdiri dari 10 gerbong saja.
“Itu hanya Cikarang ke Jakarta dan dari Bogor ke Jakarta. Nah, untuk yang lainnya seperti Rangkasbitung kan baru 10 bisanya. Nah, ini kita juga mendorong ke Kementerian agar kemampuan daya listriknya itu bisa 12 juga,” terang Purnomosidi.






